Kamis, 28 Desember 2017


Saat kematianmu, tidak perlu dicemaskan
Ketika jantungmu berhenti, tidak perlu dicemaskan
Saat sekarat, tidak perlu dicemaskan Jangan perdulikan jasadmu yang akan hancur!!
Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka:
1. Melucuti pakaianmu.
2. Memandikanmu.
3. Mengafanimu.
4. Menggalikan lubang lahatmu.
5. Mengeluarkanmu dari rumahmu.
6. Memanggulmu di atas pundak² mereka.
7. Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yang baru (kuburan).
8. Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yang meninggalkan pekerjaannya demi untuk penguburanmu.
9. Perabotan2mu akan segera diurus dan berpindah tangan:
- kunci-kunci kendaraan dan rumah
- tas
- buku-buku
- handphone
- sepatu
- pakaian

Apabila keluargamu baik, mereka menyedekahkannya agar bermanfaat untukmu

Yakinlah!!! bahwa:
Dunia tidak sedih karena kematianmu!
Alam semesta tidak berduka atas kepergianmu!
Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanmu!! Perekonomian akan terus berputar!
Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!
Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!

Sementara *Anda yang akan dihisab* atas segala sesuatu hingga perkara yang sederhana dan kecil!!

Yang pertama lepas darimu adalah namamu..
Saat Anda meninggal dunia: Orang2 bertanya : Dimana mayatnya?
Mereka tidak memanggilmu dengan namamu!! Namamu tinggal kenangan belaka.
Ketika mereka akan menshalati, mereka bilang : Bawa sini jenazahnya!!!
Mereka tidak menyebutkan namamu. Betapa cepat namamu hilang berlalu..
Ketika mereka akan menguburkanmu, mereka berkata: Dekatkan mayitnya!!
Tanpa menyebutkan namamu..

Karena itu...
Jangan tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokmu...
Jangan terperdaya oleh kedudukan dan nasab keturunanmu...
Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi...

Kesedihan orang atas kepergianmu ada tiga macam
1. Orang yang mengenalmu sepintas akan mengatakan: Kasihan... !!
2. Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka..
3. Kesedihan mendalam di rumah... Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun... Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...

Demikianlah...
Kisahmu di antara manusia telah terakhir...

Anda hanya tinggal ALBUM KENANGAN
Kisahmu yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata,
yaitu: Alam akherat

Telah lepas darimu:
1. Kecantikan/ketampanan
2. Harta
3. Kesehatan
4. Anak
5. Rumah.
6. Istri/suami Kehidupanmu yang sesungguhnya baru dimulai

Pertanyaannya sekarang adalah:
Apa yang telah Anda siapkan untuk kubur dan akheratmu??
Ini adalah KENYATAAN yang perlu direnungkan!!

Selasa, 03 Oktober 2017

Rabu, 24 Mei 2017

Setiap detak jantungku adalah rindu,
yang tak pernah ingin lepas dari genggaman waktu...

Sabtu, 13 Mei 2017

Kekalkan Aku

sebagai rindu yang tak mengenal waktu



Tanjung Bayang, 12 Mei 2017

Jumat, 10 Februari 2017

Kenapa di dalam Lift dipasang Cermin

Lift adalah salah satu penemuan terbesar umat manusia sepanjang masa. Dengan lift, seseorang bisa sampai ke lantai 50 dalam waktu singkat dan tanpa membuang banyak energi.

Awal ditemukannya lift, orang hanya berdiri di dalamnya, bengong tanpa memandang apapun sambil menunggu sampai lantai tujuan. Yang bisa mereka pikirkan adalah ketakutan alami jatuh dari lift yang menggantung di udara tanpa sokongan apapun kecuali kabel. Diantara merekapun ada yang mengeluh karena menganggap lift sangat lamban, padahal itu hanya perasaan mereka saja. 

Untuk meredam ketakutan dan berawal dari keluhan-keluhan tersebut, maka dipasanglah cermin dalam lift, seperti yang kita temukan saat sekarang ini. Tujuannya, untuk mengalihkan perhatian dan pikiran yang tidak-tidak. Selain itu, cermin juga bisa memberi sedikit kegiatan bagi penggunanya, misalnya untuk menata rambut, membenarkan makeup, ataukah selfie ;) Cermin juga dapat membantu mengurangi perasaan Claustrophobia di mana seseorang merasa takut saat berada di ruang tertutup.

Demikian tujuan dipasangnya cermin dalam lift. Tujuan dari adanya cermin lebih kepada aspek psikologi dibanding aspek mekaniknya. Pembuat lift tidak cuma peduli pada faktor teknik, mereka juga mempedulikan efek psikologis penumpangnya.

Jadi... besok atau lusa, saat kamu berada di dalam lift dan menemukan dirimu sedang menata rambut, membenarkan makeup ataukah sedang selfie...Ingatlah bahwa kamu telah jatuh ke dalam permainan psikologi perusahaan pembuat lift :)